Jakarta - China menargetkan ada 500 juta warga mereka yang akan traveling ke berbagai negara. Pemerintah membidik 1 juta dari mereka untuk datang ke Indonesia.
"Dari jumlah itu, tidak usah semua. 1 Juta turis China ke Indonesia, please!" kata Menparekraf Mari Elka Pangestu dalam pembukaan Pameran Seni Kontemporer China di Museum Nasional, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (25/9/2013) malam.
Sejumlah tokoh nasional tampak menghadiri pembukaan ini. Mereka antara lain mantan Presiden BJ Habibie, Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto, Menkum dan HAM Amir Syamsuddin serta Wagub DKI Basuki T Purnama.
Menurut Mari Elka, bangsa China dan Indonesia berbagi persamaan dan sejarah sejak masa ketika Laksamana Cheng Ho datang ke Indonesia. Selanjutnya ada banyak kontak budaya kedua bangsa yang bisa dinikmati bersama antara wisatawanIndonesia dan China.
"Penyebaran Islam, teknologi menanam padi, bedug juga dari China, batik ada pengaruh China, sampai mie ayam dan mie bakso," kata Mari.
Banyak hal yang sudah terjadi antara hubungan China dan Indonesia termasuk perkembangan pariwisata. "Pariwisata naik hampir 3 kali lipat," jalas dia.
Menurut Mari, hubungan Indonesia-China kini dilakukan dengan prinsip 'LOVE', Leadership, Opportunity, Vision dan Energy. Ada upaya kedua bangsa untuk saling memahami dan mengunjungi.
"Buku Habibie-Ainun sekarang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin, lho," kata Mari. Kebetulan di dalam acara itu juga hadir mantan Presiden BJ Habibie.
Mari berharap, dengan semakin tumbuhnya dunia pariwisata, arus traveling China dan Indonesia juga terus tumbuh. "Saya berharap lebih banyak turis China datang ke Indonesia dan lebih banyak orang Indonesia pergi ke China," ujar Mari.
sumber :Habibie, Wiranto & Prabowo Hadiri Pembukaan Pameran Seni Kontemporer China







0 komentar:
Posting Komentar